TERKINI

Generasi Muda Hadapi Banyak Risiko Finansial, IFG Life Ingatkan Pentingnya Proteksi di Setiap Tahap Kehidupan


TARNAS BERITA, JAKARTA -
Perekonomian Indonesia tumbuh positif sebesar 5,12% (YoY) pada kuartal II 2025 menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), melampaui berbagai perkiraan analis. Namun, di balik capaian tersebut, generasi muda Indonesia masih menghadapi tantangan finansial yang semakin kompleks.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi Tarnas Berita di Medan, Kamis (5/11/2025), disebutkan bahwa survei IDEAS mencatat lemahnya konsumsi rumah tangga, sementara data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan tren peningkatan pinjaman online di kalangan anak muda. Ditambah dengan kenaikan biaya pendidikan dan risiko kesehatan yang sulit diprediksi, beban keuangan generasi muda pun semakin berat.

Kondisi ini menegaskan pentingnya perencanaan keuangan dan proteksi sejak dini. Meskipun tingkat literasi asuransi nasional sudah mencapai 76,25% (SNLIK, 2024), namun penetrasi asuransi masih rendah, yakni hanya 2,72% (OJK, 2025).

Selain itu, sekitar 46,3% Gen Z Indonesia tergolong sebagai generasi sandwich yang harus menanggung kebutuhan diri sendiri dan keluarga (DataIndonesia, 2023).

Tanpa perlindungan finansial, risiko akibat sakit, kecelakaan, atau kehilangan penghasilan dapat menimbulkan dampak serius terhadap kestabilan ekonomi pribadi dan keluarga.

Menanggapi hal ini, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) — anggota Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi menekankan pentingnya menyiapkan proteksi sejak dini sebagai bagian dari perjalanan hidup, bukan hanya reaksi setelah risiko terjadi.

Direktur Bisnis Individu IFG Life, Fabiola Noralita, menjelaskan bahwa setiap orang menghadapi fase kehidupan dengan risiko finansial yang berbeda-beda, sehingga perlindungan yang sesuai sangat penting untuk memastikan stabilitas dan ketenangan.

“Generasi muda Indonesia adalah motor penggerak ekonomi masa depan. Dengan proteksi sejak dini, mereka bisa lebih fokus mengejar mimpi, membangun karier, dan merancang masa depan. IFG Life hadir menyediakan produk yang komprehensif, aksesibel, dan mampu memberikan perlindungan di setiap tahap kehidupan,” ujar Fabiola.

Fabiola menambahkan, proteksi bukan sekadar produk keuangan, tetapi juga sarana untuk memberi ketenangan hati. Mulai dari fase single, membangun karier, memasuki kehidupan berkeluarga, hingga menjalani usia lanjut, setiap tahap memiliki risiko yang memerlukan perlindungan finansial yang tepat.

Sebagai contoh, generasi muda yang masih lajang dapat memilih produk IFG LifeSAVER dengan premi terjangkau mulai dari Rp49.000 per bulan untuk melindungi diri dari risiko aktivitas harian yang tinggi. Saat memasuki dunia kerja, proteksi seperti IFG LifeCHOICE memberikan manfaat tambahan berupa pengembalian premi jika tidak ada klaim.

Sementara bagi pasangan muda dan keluarga dengan anak, produk IFG LifeCOVER dapat menjadi solusi perlindungan jiwa dan kesehatan jangka panjang yang fleksibel serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.

Menurut Fabiola, proteksi yang direncanakan sejak dini juga membantu masyarakat menghadapi tantangan biaya medis yang terus meningkat. Berdasarkan data OJK, inflasi medis di Indonesia mencapai 10,1% pada 2024 dan diprediksi melonjak menjadi 13,6% pada 2025, hampir dua kali lipat dari rata-rata global sebesar 7,2%.

Dengan meningkatnya risiko dan beban finansial di masa depan, IFG Life mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk mulai memahami pentingnya asuransi sebagai fondasi keamanan finansial. Proteksi yang tepat bukan hanya melindungi individu dari risiko tak terduga, tetapi juga membantu menjaga keberlangsungan rencana hidup dan kesejahteraan keluarga. (#)
© Copyright 2022 - Tarnas Berita